Pengumuman Situs
Chengdu 365 Telah Hadir — Chengdu Anda dalam 24 Bahasa Dimulai di Sini
Selamat datang di chengdu365.com, gerbang global menuju Chengdu! Dari panda raksasa dan hot pot pedas hingga 3.000 tahun…
Budaya

#10 Sisa Tembok Kota Kuno Chengdu

Chengdu dikelilingi tembok kota, lalu dibongkar, sudah dua ribu tiga ratus tahun. Sebagian besar tembok sudah lama tidak ada, hanya tersisa beberapa bagian tembok bata biru yang keras kepala, berdiri di tengah kota modern.

#10 Sisa Tembok Kota Kuno Chengdu

Setiap kota tua Tiongkok pernah dikelilingi tembok kota tinggi dan parit. Chengdu tidak terkecuali: pertama kali dibangun pada zaman Zhou, dibata pada zaman Ming, diperluas pada zaman Qing, lalu dibongkar pada abad kedua puluh, membiarkan kota modern bernapas bebas. Hari ini, tembok itu hampir lenyap, hanya tersisa beberapa bagian bata yang lapuk, diam-diam mengelilingi pagar besi taman kota, berdiri dengan papan penjelasan kecil. Mereka adalah Sisa Tembok Kota Kuno Chengdu.

Ke mana perginya tembok kota

  • Sejak pembentukan pada zaman Qin dan Han, tembok kota Chengdu menentukan kota dalam yang persegi, diperbaiki berulang kali sepanjang dinasti.
  • Tembok kota Ming dan Qing yang megah tingginya sekitar sepuluh meter, empat gerbang dengan parit dalam; sungai yang dahulu mengalirkan air ke kota, hari ini masih melintasi kota.
  • Pada abad kedua puluh, seiring munculnya jalan dan trem, gerbang kota dibongkar bagian demi bagian. Batu digunakan untuk hal lain, bata dipindahkan habis, hingga tahun 1950-an hanya tersisa bagian yang rusak.

Cara membaca sepotong tembok sisa

Lihatlah dekat bata yang tersisa: lapisan bata yang tidak rata, bekas perbaikan, bata abu-abu yang dihitamkan oleh waktu, bekas air hujan dan debu selama seratus tahun. Bagian yang terkenal yang terpelihara, berdiri di tepi taman kecil tidak jauh dari pusat kota tua; bagian tembok sisa lainnya selamat di dekat kawasan kota tua di utara kota. Mereka tidak mencolok, tetapi merupakan titik awal untuk membayangkan kota Chengdu yang dahulu dikelilingi tembok.

Apa yang ada di sekitar mereka hari ini

Bagian-bagian sisa ini bukan reruntuhan yang terisolasi, melainkan tertanam di kota yang hidup: bersebelahan dengan jalan setapak yang rindang, di seberang jalan ada kedai teh, orang lokal berjalan-jalan, anak-anak bermain. Berdiri di bawah tembok tua berusia empat ratus tahun, dengan gedung tinggi menjulang di belakang, Anda bisa dengan cepat merasakan lapisan waktu Chengdu yang bertumpuk-tumpuk.

Cara membaca sepotong tembok sisa

Tembok kota peringatan kota, biasanya cara yang dilakukan adalah membangunnya kembali. Chengdu jarang-jarang meninggalkan sepotong tembok bata asli, retak, setengah terkubur, diam-diam mencatat bagaimana kota ini berubah. Jangan anggap sisa ini sebagai monumen, melainkan sebagai lapisan tanah: bata di atas baru, bata di bawah lama, bagian yang berlubang adalah bekas perbaikan generasi berikutnya. Berdiri di sampingnya, dalam sekejap mata Anda memegang pertumbuhan kota selama empat ratus tahun.

Tembok sisa ada di taman kecil gratis, jangan mengharapkan keramaian. Baca papan penjelasan singkat di sampingnya, lalu berjalanlah sebentar di sepanjang jalan lingkar modern, bayangkan arah tembok kota lama dahulu. Ini adalah pemberhentian untuk pecinta sejarah, bukan tempat foto; sisihkan dua puluh menit, makan siang di gang kota tua. Ini membalas kesabaran, bukan keramaian.

Informasi Praktis

  • Ke mana harus melihat: bagian sisa tembok kota kuno Ming dan Qing terpelihara di beberapa taman kota kecil di dekat pusat kota tua, bisa minta pemandu lokal menunjukkan yang terdekat
  • Transportasi: di sekitar stasiun metro jalur 2/4 pusat kota bisa dicapai dengan berjalan kaki, bisa dikunjungi bersama Kuanzhai Alleys atau Taman Rakyat
  • Biaya: melihat gratis
  • Tips: mereka hanya bagian sisa, bukan kastil megah. Datang dengan imajinasi, baca papan penjelasan dengan baik. Makna sebenarnya tidak ada di bata, melainkan di — di sini pernah berdiri seluruh kota yang dikelilingi tembok.

Sepotong tembok bata yang lapuk di taman kota, adalah sisa-sisa terakhir dari pertahanan kota Chengdu. Selama Anda bisa melihat, sudah cukup untuk membangun kembali seluruh kota tua di dalam pikiran.

← Back to section

Related Articles