Pada tahun 256 SM, gubernur Shu dari Negara Qin Li Bing dan putranya menghadapi masalah yang sederhana namun mematikan: Sungai Minjiang mengalir deras dari Gunung Min, setiap musim panas banjir merendam dataran Chengdu menjadi rawa. Solusi mereka Dujiangyan, adalah proyek pengalihan air tanpa bendungan tertua yang masih ada di dunia dan masih digunakan hingga kini — tidak ada bendungan, hanya mengandalkan kontur tanah dan tangki pemisah air, dua ribu tahun kemudian masih mengairi lebih dari 700.000 hektar lahan subur. Inilah alasan mengapa dataran Chengdu disebut "Negeri Surgawi". Ini adalah Situs Warisan Budaya Dunia PBB, juga salah satu puncak teknik kuno Tiongkok.
Bagaimana Ia Bekerja
Li Bing menggunakan tiga struktur teknologi rendah untuk membagi Sungai Minjiang menjadi tiga:
- Mulut Ikan: tangki berbentuk baji, membagi Sungai Minjiang menjadi Sungai Dalam (mengairi dataran Chengdu) dan Sungai Luar (membuang banjir)
- Bendungan Pasir Terbang: saluran limpas yang secara otomatis tergenang saat banjir dan menghanyutkan pasir
- Leher Botol: mulut sempit yang dipahat keras di Gunung Yulei, mengontrol jumlah air yang masuk ke dataran
Tidak ada baja dan semen, tidak ada listrik, murni mengandalkan pengamatan fisik dan intuisi teknik. Berjalan 2 km di sepanjang tepi sungai bisa melihat sendiri aliran air dibagi masuk dan keluar di bawah kakimu.
Informasi Praktis
- Alamat: Jalan Taman, Kota Dujiangyan, sekitar 55 km dari pusat kota Chengdu
- Transportasi: Dari Stasiun Barat Chengdu atau Stasiun Xipu naik kereta cepat antar kota ke Stasiun Dujiangyan, sekitar 30 menit, harga 10–15 yuan; turun pindah bus jalur 4 atau 101 ke kawasan wisata. Metro jalur 6 ke Stasiun Xipu pindah kereta antar kota, total sekitar 1 jam.
- Jam Buka: 8:00–17:30 (musim panas 18:00)
- Tiket: Dewasa 80 yuan, pelajar setengah harga; tiket gabungan dengan Gunung Qingcheng depan 170 yuan
- Durasi Kunjungan: 3–4 jam
- Waktu Terbaik: April–Oktober; pagi hari ada kabut di sungai, orang juga sedikit
Digabung dengan Gunung Qingcheng Menjadi Tur Sehari
Dujiangyan tepat di kaki Gunung Qingcheng, naik taksi atau bus 15 menit sampai. Kebanyakan turis mengatur: pagi kunjungi Dujiangyan, sore Gunung Qingcheng (naik kereta gantung, turun jalan kaki). Ini adalah tur sehari paling klasik di Chengdu, hotel dan agen perjalanan semuanya bisa pesan.
Tips untuk Wisatawan Asing
Pakai sepatu jalan kaki, kawasan wisata banyak tangga di sepanjang sungai. Bawa bekal sendiri, pilihan makan di dalam taman sedikit. Kuil Erwang di atas bukit, memperingati Li Bing dan putranya, layak didaki. Saat Festival Musim Semi sangat padat, kecuali kamu sangat ingin merasakan adat tahun baru, hindari.
Tips Transportasi dan Perjalanan di Dalam Kota Chengdu. Metro pusat kota mencakup tempat wisata utama, bisa buat kartu Tianfutong, atau langsung scan kode dengan Alipay/WeChat untuk naik. Harga awal taksi 8 yuan, sangat murah menurut standar Barat, tapi Didi lebih nyaman dan harga transparan. Bus mencakup luas tapi ramai. Tur sehari ke Dujiangyan, Gunung Qingcheng, Kota Kuno Anren bisa dipesan di meja depan hotel atau aplikasi kereta antar kota. Pusat kota Chengdu cocok untuk berjalan kaki, tapi musim panas panas dan lembab, sore ingat jadwalkan istirahat teh. Hotel mewah dan tempat wisata bisa berbahasa Inggris, tempat lain hampir tidak; silakan unduh aplikasi terjemahan, dan cetak kartu nama hotel dalam bahasa Mandarin untuk ditunjukkan ke sopir taksi. Bawa KTP setiap saat, masuk museum dan kereta cepat harus scan KTP.