Pengumuman Situs
Chengdu 365 Telah Hadir — Chengdu Anda dalam 24 Bahasa Dimulai di Sini
Selamat datang di chengdu365.com, gerbang global menuju Chengdu! Dari panda raksasa dan hot pot pedas hingga 3.000 tahun…
Kuliner

#12 Shuangliu Laoma Tutou, Makan Malam Paling Ganas di Chengdu

Kepala kelinci utuh direbus sampai mengkilap berminyak, ditaburi cabai, lada sichuan dan wijen — jajanan paling kontroversial di Chengdu, orang yang berani mencoba hampir semua jadi pelanggan tetap.

#12 Shuangliu Laoma Tutou, Makan Malam Paling Ganas di Chengdu

Laoma Tutou (lǎomā tùtóu) adalah jajanan paling memecah belah di Chengdu. Orang Chengdu makan kelinci sangat banyak, jarang ada di seluruh negeri, terutama terkenal di distrik Shuangliu. Sejak tahun 1990-an, "Shuangliu Laoma Tutou" dijual dalam kantong-kantong ke seluruh kota, orang lokal bawa pulang, nonton film, naik kereta api semua mengunyah. Orang yang berani melewati hambatan psikologis, akan menemukan ini adalah gigitan daging paling beraroma di Sichuan.

Cara Makan

Setiap kepala kelinci direbus dalam kuah tua selama beberapa jam: kecap asin, gula batu, jahe, bunga adas manis, kayu manis, cabai, lada sichuan. Setelah keluar dari panci lalu ditumis dengan minyak cabai merah dan wijen. Dagingnya berwarna gelap, semakin disobek semakin harum. Cara makan: pegang dengan dua tangan, pertama buka rahang bawah, lalu makan daging pipi, lidah kecil, otak, rongga mata. Otak adalah intinya — lembut, segar, berminyak. Dua rasa: málà (málà) dan wǔxiāng (wǔxiāng), pertama kali pilih wǔxiāng.

Informasi Praktis

  • Alamat: Toko utama di Jalan Beisen Shuangliu; di kota pusat dekat Chunxi Road, Kuanzhai Alley juga ada cabang.
  • Transportasi: Metro jalur 3 stasiun Shuangliu Square, lalu taksi ke toko utama; cabang di kota pusat lebih nyaman untuk turis.
  • Jam buka: Sekitar 10:00–22:00, kemasan vakum tersedia sepanjang hari.
  • Harga per orang: Satu ¥12–18; satu kantong empat ¥50–70, turis biasanya pesan dua dulu.
  • Tips: Pertama kali pesan wǔxiāng. Minta sarung tangan sekali pakai dan tisu basah. Padukan dengan bir dingin atau minuman plum asam.

Tips untuk Wisatawan Asing

Hidangan ini menentukan apakah kamu turis atau "orang sendiri". Melihat kepala utuh bulu kuduk? Bisa dibawa pulang ke meja makan perlahan mengunyah, kebanyakan orang menemukan lebih mudah dari yang dibayangkan. Benar-benar tidak terima, pesan kelinci panggang (tùpái) atau paha kelinci (tùtuǐ), sama direbus kuah tua, tampilannya normal. Bahkan jika tidak mengunyah kepala, melihat orang lokal mengisap kepala kelinci itu sendiri, adalah kenangan Chengdu.

Paduan, Minuman, dan Etika Makan

Makan orang Chengdu sering dimulai dengan teh. Sebuah teko teh hijau gaiwan (teh hijau) atau teh melati (teh melati), bisa membersihkan mulut di antara rasa pedas. Orang lokal juga sering memesan bir Yanjing dingin (bir Yanjing) atau air tebu (air tebu) untuk meredakan pedas. Saat membayar, lihat bagaimana orang lokal berebut: orang yang menjamu pasti bersikeras membayar, struk didorong ke sana kemari antara dua orang adalah kesopanan, bukan pertengkaran. Anda adalah tamu biarkan tuan membayar; Anda yang menjamu tersenyum sambil membayar. Sebelum makan, lap sumpit dengan handuk panas (handuk tangan panas), jangan pernah menusukkan sumpit tegak ke dalam mangkuk nasi — itu seperti dupa untuk leluhur. Makanan terlalu pedas jangan minum air, semakin minum semakin pedas; pesan segelas es asam plum (asam plum) gratis, atau makan semangkuk nasi putih untuk meredakan. Menurut standar Chengdu, makan di sini sangat santai: suara menyeruput mie, mengobrol keras, menambah semangkuk lagi, semuanya adalah tanda makanan ini enak.

← Back to section